Hadir sebagai Pemateri : Prof Dr. M.Ishom, M.Ag Inspektur Wilayah IV Irjend Kemenag RI, Rektor UINAM : Prof. Hamdan Juhannis, MA.Ph.D, Kepala.Biro, Para Warek, Dekan, Ketua Lembaga, Sekretaris, Wakoor Kopertais, Wadek. Kepala Unit, Kapus, Ka.Prodi dan VPNS Lingkup UIN Alauddin Makassar.
Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Fakultas Ekonomi Bisnis Islam, Selasa, 12 Mei 2026. Ketua Prodi HTN Siyasah Syar'iyyah FSH UINAM, Dr. H. Andi Muhammad Akmal, S.Ag.M.H.I diamanahkan sebagai pembaca doa.
Dalam paparannya, Prof Ishom. menyampaikan bahwa Zona Integritas (ZI) merupakan predikat yang diberikan kepada unit kerja di instansi pemerintah, termasuk UIN Alauddin Makassar, yang pimpinan dan jajarannya memiliki komitmen kuat untuk mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Hal ini bertujuan untuk memastikan ASN, baik Dosen dan Tendik di lingkungan UIN Alauddin Makassar mengadopsi budaya kerja yang transparan dan akuntabel sesuai dengan area perubahan utama.
Tujuan dan Urgensi Zona Integritas
Pembangunan ZI bukan sekadar formalitas administratif, melainkan strategi fundamental untuk:
• Pencegahan Korupsi: Mengeliminasi potensi gratifikasi, kolusi, dan nepotisme di lingkungan birokrasi kampus.
• Peningkatan Kualitas Layanan: Menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan memuaskan bagi mahasiswa serta masyarakat.Reformasi Budaya Kerja:
• Mengubah pola pikir (mindset) ASN agar lebih profesional, disiplin, dan berorientasi pada pengabdian.
• Kepercayaan Publik: Membangun citra positif institusi sehingga masyarakat semakin percaya terhadap integritas lulusan dan layanan akademik.
Contoh Penerapan di UIN Alauddin Makassar
Berdasarkan kebijakan dan langkah yang telah diambil, berikut adalah contoh nyata implementasi ZI di kampus:
1. Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK): Menjadi salah satu unit kerja yang secara aktif melakukan asesmen eviden ZI untuk meraih predikat WBK.Digitalisasi Layanan: Penggunaan aplikasi seperti PMPZI Kemenag untuk penilaian mandiri dan transparansi data.Penguatan Pengawasan Internal:
2. Peran aktif Satuan Pengawasan Internal (SPI) dalam mereviu usulan anggaran dan memantau kedisiplinan ASN.
3. Pakta Integritas: Penandatanganan komitmen bersama oleh rektor, dosen, dan staf untuk tidak terlibat dalam praktik menyimpang.
4. Kerja Sama Antar-Lembaga: Kolaborasi dengan KPK dan PPATK untuk memperkuat ekosistem antikorupsi dan pencegahan pencucian uang di lingkungan kampus.
Sesuai dengan pedoman pembangunan Zona Integritas (ZI), terdapat 6 Area Perubahan yang harus dibenahi oleh UIN Alauddin Makassar untuk mencapai predikat WBK/WBBM. Berikut adalah penjelasannya
◦ Manajemen PerubahanFokus: Mengubah pola pikir (mindset) dan budaya kerja (culture set) ASN.Contoh: Pimpinan (Rektor/Dekan) menjadi teladan (role model), pembentukan Tim Kerja ZI, dan sosialisasi rutin agar seluruh civitas akademika memahaminya
◦ Penataan Tata Laksana Fokus: Meningkatkan efisiensi dan efektivitas sistem, proses, serta prosedur kerja yang jelas.Contoh: Penggunaan sistem berbasis IT (E-Campus, sistem persuratan digital), penyusunan SOP yang baku untuk semua layanan kampus, dan keterbukaan0 informasi publik.Penataan Sistem Manajemen SDMFokus: Meningkatkan profesionalisme SDM aparatur di kampus.Contoh: Transparansi dalam mutasi/promosi jabatan, pengembangan kompetensi dosen dan staf melalui pelatihan, serta penegakan disiplin ASN yang ketat.
◦ Penguatan Akuntabilitas Fokus: Meningkatkan kapasitas dan tanggung jawab kinerja unit kerja.Contoh: Penyusunan laporan kinerja yang tepat waktu (LAKIP/Renstra),
◦ penetapan target kinerja yang jelas bagi setiap fakultas, dan pemanfaatan anggaran yang sesuai dengan peruntukannya
◦ Penguatan Pengawasan dengan Meningkatkan penyelenggaraan organisasi yang bersih dan bebas KKN.Contoh: Pengaktifan saluran pengaduan masyarakat (Whistle Blowing System), pengendalian gratifikasi (seperti larangan memberi bingkisan kepada dosen saat ujian skripsi), dan audit internal oleh SPI.
◦ Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik fengan fokus Memberikan pelayanan yang lebih cepat, lebih murah, dan lebih aman.Contoh: Inovasi layanan satu pintu (PTSP), perbaikan fasilitas ruang tunggu yang nyaman, dan adanya survei kepuasan mahasiswa secara berkala terhadap layanan administrasi.
Acara dilanjutkan dengan penandatangan komitmen zona integritas oleh Rektor UIN Alauddin dan Para pimpinan, bertempat di Gedung Perpustakaan Kampus 2 Samata.
<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260512_130737_084.sdocx-->